Bab 11
Uji t: Dua Sampel Berpasangan
Desain repeated-measures: analisis dilakukan pada skor selisih (D).
Visualizer Perbandingan Kelompok
Ubah mean, SD, dan n tiap kelompok; statistik uji serta effect size dihitung ulang seketika.
- M_D
- 7.36
- s_D
- 4.20
- t
- 5.546
- df = n − 1
- 9
| Partisipan | D = X₂ − X₁ |
|---|---|
| 1 | 7.23 |
| 2 | 2.20 |
| 3 | 10.27 |
| 4 | 13.22 |
| 5 | 4.39 |
| 6 | 3.71 |
| 7 | 12.72 |
| 8 | 11.07 |
| 9 | 2.49 |
| 10 | 6.35 |
Kelompok A
Kelompok B
Simulator Keputusan Uji Hipotesis
Tetapkan α dan arah uji, lihat critical region tergambar, lalu putuskan sendiri hasil sampelnya.
- Batas critical region
- ±2.306
- Statistik sampel
- —
- Area ekor (p)
- —
- α terpakai
- 0.050
Arah uji
Critical region adalah area yang sangat tidak mungkin muncul jika H₀ benar. Luasnya persis α.
Kuis Adaptif
Setiap jawaban langsung diberi umpan balik konseptual, bukan hanya benar/salah.
Keunggulan utama desain repeated-measures adalah...